Kuliah Pakar Bidan Delima

17 Mei 2017| Tio Panji Mahardika| Tags: Stikes Hafshawaty, PRODI DIII Kebidanan

Kuliah Pakar ini dilaksanakan pada hari senin, tanggal 25 Maret 2012 jam 09.00 – 11.00 di GOR Damanhuri Romly Pesantren Zainul Hasan Genggong dan Narasumber kuliah pakar ini adalah Hj. Mari’ah, SST.

Tujuan kuliah pakar ini dengan tema Bidan Delima adalah agar mahasiswa lebih memahami tentang bidan delima yang nantinya akan menjadi bekal pada mahasiswa dalam memberikan pelayanan mandiri dirumah, dimana materi ini akan diberikan langsung oleh pakarnya.

kegiatan ini di latar belakangi oleh Kematian ibu dan anak baru lahir yang mencerminkan kualitas pelayanan kesehatan di bidang obstetrik yang belum baik. Angka kematian ibu (AKI) atau Angka Kematian bayi (AKB) merupakan tolak ukur yang sensitif untuk melihat keberhasilan pelayanan kesehatan, khususnya ibu dan anak.

Bidan sebagai salah satu ujung tombak pemberian pelayanan kesehatan khususnya kebidanan terhadap masyarakat, juga senantiasa berupaya untuk terus meningkatkan mutu pelayanan. Pelayanan kebidanan adalah bagian integral dari sistem pelayannan kesehatan yang diberikan oleh bidan yang telah terdaftar, yang dapat dilakukan secara mandiri, kolaborasi, atau rujukan. Salah satu bentuk dari pelayanan kebidanan mandiri yaitu dengan membuka praktik mandiri dirumah yang biasa disebut dengan Bidan Praktik Mandiri (BPM).

Seiring dengan perkembangan zaman, dunia kesehatan pun mengalami perkembangan dalam urusan pelayanan kesehatan, berhubungan dengan program MDG’s tahun 2015 yang salah satunya yaitu menurunkan AKI (Angka Kematian Ibu) dan (Angka Kematian Bayi), dengan adanmya program tersebut semakin banyak tenaga kesehatan terampil serta dan tentunya ditunjang oleh fasilitas yang memadai demi tercapainya program tersebut.

Praktik pelayanan bidan perorangan (swasta), merupakan penyedia layanan kesehatan, yang memiliki kontribusi cukup besar dalam memberikan pelayanan, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan ibu dan anak. Supaya masyarakat pengguna jasa layanan bidan memperoleh akses pelayanan yang bermutu dari pelayanan bidan, perlu adanya regulasi pelayanan praktik bidan secara jelas, persiapan sebelum bidan melaksanakan pelayanan praktik, seperti perijinan, tempat, ruangan, peralatan praktik, dan kelengkapan administrasi semuanya harus sesuai dengan standart.

Dilihat dari segi sosial maka usaha membuka Bidan Praktik Mandiri ini merupakan salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat yaitu tempat untuk mengaplikasikan ilmu pengetahuan yang dimiliki untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, terutama kesehatan ibu dan anak.

Tinggalkan Komentar

 

ADA YANG BISA KAMI BANTU ?

Jika anda kesulitan menemukan apa yang anda cari atau anda kesusahan menggunakan website AKBID HAFSHAWATY.
Silahkan hubungi kami melalui tombol di bawah ini !

Hubungi Kami